Mengetahui Sejarah Cappuccino dan Cara Membuatnya yang Mudah dan Lezat

Mengetahui Sejarah Cappuccino dan Cara Membuatnya yang Mudah dan Lezat

Kopi telah menjadi sebuah kebiasaan yang meresap dalam budaya manusia selama berabad-abad. Di antara beragam jenis kopi, cappuccino telah menempati tempat istimewa dalam daftar minuman kopi yang populer di seluruh dunia. Kelezatan dan kemegahan cita rasanya yang unik membuat cappuccino tetap menjadi favorit di banyak kafe dan rumah.

Asal Usul Cappuccino

Untuk memahami sejarah cappuccino, kita harus melihat ke belakang pada akhir abad ke-17. Sebuah minuman yang disebut “Kapuziner” mulai diminum di Austria. Kapuziner terbuat dari campuran kopi, krim, dan gula, dan memperoleh namanya dari ordo Katolik yang mengenakan jubah berwarna cokelat krem yang disebut “cappuccino.”

Minuman ini kemudian menyebar ke Italia Utara dan berganti nama menjadi cappuccino. Namun, pada awalnya, cappuccino yang kita kenal sekarang tidaklah sama. Pada masa itu, cappuccino terdiri dari kopi yang dicampur dengan krim dan kadang-kadang diberi tambahan cokelat atau bubuk kayu manis.

Perkembangan signifikan terjadi pada awal abad ke-20 ketika teknologi mesin espresso semakin berkembang. Inovasi ini membuka pintu bagi perubahan besar dalam tata cara penyajian kopi. Cappuccino mulai dihidangkan dengan lapisan busa susu di atas espresso, menciptakan kontras rasa yang menarik.

Peran Cappuccino dalam Budaya Kopi Global

Cappuccino telah melampaui batas-batas Italia dan menjadi ikon kopi yang dihargai di seluruh dunia. Ini adalah bukti bahwa minuman kopi tidak hanya tentang rasa, tetapi juga tentang sejarah, kultur, dan keterhubungan lintas budaya.

Kini, di hampir setiap kota besar, Anda dapat menemukan kafe yang menyajikan cappuccino dalam berbagai variasi, mulai dari yang klasik hingga yang modern. Selain itu, tren minuman kopi seperti ini juga terus berkembang dengan munculnya berbagai inovasi, seperti cappuccino dengan tambahan rasa seperti caramel, vanila, atau bahkan cokelat.

Cappuccino di Era Modern

Perkembangan teknologi juga telah mempengaruhi bagaimana cappuccino disajikan. Mesin kopi otomatis yang dilengkapi dengan berbagai fitur memudahkan pembuatan cappuccino di rumah. Ini membuka peluang bagi individu untuk menikmati cappuccino tanpa harus pergi ke kafe.

Namun, meski keberadaannya semakin tersebar luas dan beragam, esensi dari cappuccino tetap terpatri dalam sejarahnya yang kaya dan kesederhanaan komposisi bahan-bahannya.

Cara Membuat Cappuccino yang Mudah dan Lezat

Anda tidak perlu menjadi barista profesional untuk membuat cappuccino yang lezat di rumah. Berikut adalah langkah-langkah sederhana untuk membuat cappuccino yang menggugah selera:

Bahan-bahan:

  1. Espresso (1-2 shot)
  2. Susu segar (60-120 ml)
  3. Gula (opsional)

Langkah-langkah:

  1. Siapkan Espresso

Buatlah 1 atau 2 shot espresso menggunakan mesin espresso atau alternatif lain seperti French press dan aeropress, adapun Anda juga bisa dengan menggunakan Nescafe Dolce Gusto machine.

  1. Panaskan Susu

Panaskan susu segar di dalam panci dengan api kecil. Jangan sampai susu mendidih, cukup panaskan hingga terlihat uap dan naik sedikit buih di permukaan.

  1. Buihkan Susu

Gunakan alat pengebu (milk frother) atau secara manual, masukkan ujung steam wand mesin espresso ke dalam susu panas dan buatlah busa susu hingga tebal dan kental.

  1. Persiapan Cappuccino

Tuangkan espresso ke dalam cangkir. Kemudian tambahkan busa susu di atas espresso dengan perbandingan sekitar 1:1 atau sesuai selera.

  1. Hiasan (Opsional)

Jika Anda suka, taburkan sedikit bubuk cokelat atau bubuk kayu manis di atas busa susu untuk memberikan sentuhan akhir yang spesial.

Dengan langkah-langkah sederhana ini, Anda dapat menikmati cappuccino yang segar dan lezat di rumah kapan pun Anda inginkan.

Sejarah cappuccino adalah cerminan dari bagaimana evolusi sebuah minuman dapat terjadi dari waktu ke waktu. Dari asalnya yang sederhana di Austria hingga menjadi minuman kopi yang diakui secara global, cappuccino telah menempuh perjalanan panjang.

Kini, cappuccino tetap menjadi salah satu minuman kopi favorit yang terus menarik perhatian pecinta kopi di seluruh dunia. Pengalaman meminum cappuccino juga merupakan pengalaman untuk menyelami kekayaan sejarah kopi yang panjang dan melihat bagaimana perubahan dalam cara penyajiannya terjadi seiring berjalannya waktu.